News Reader

Loading...

Minggu, 19 Agustus 2012

Sociolinguistics - Language & Ages

BAHASA DAN USIA

USIA merupakan salah satu rintangan sosial yg membedakan kelompok kelompok manusia
USIA: mengelompokkan masyarakat menjadi kelompok kanak kanak, kelompok remaja, dan kelompok dewasa
TUTUR PADA ANAK
Perkembangan bahasa anak  anak mempunyai ciri antara lain:
Penyusutan (reduksi) : fungtor atau kata tugas dan kata  kata kontentif atau kata penuh( kata yg mempunyai makna sendiri jika berdiri sendiri
Universal – dlm tutur anak anak ditinjau dr segi fonologi


PENYUSUTAN DALAM TUTUR
Telegram – teori ekonomi praktis : menyusutkan kata kata tertentu , kebanyakan fungtor, dan memprtahankan kata kata kontentif, contoh
    BERANGKAT JAKARTA GARUDA 644 JAM 14 MINGGU 16 JUNI
Ragam nonbaku
Pijin - kreol
TUTUR ANAK USIA SD
Ketrampilan bahasa anak usia SD
1. Mereka diajar bahasa yang sebenarnya merupakan bahasa ibu mereka sendiri
2. Mereka diajari bahasa lain yg berbeda dg bahasa ibu (bahasa lain yaitu Bahasa kedua atau bahasa asing)
TUTUR REMAJA
CIRI masa remaja: petualangan, pengelompokkan, kenakalan, kreativitas
Bentuk bahasa khusunya remaja yg pernak ada di Indonesia:
Penyisipan konsonan V + vokal
    sebelum th 50 an dikalangan remaja muncul kreasi menyisikan konsonan v + vokal pada setiap kata yg dipakai. Vokal dibelakang v itu sesuai dg vokal suku kata yg disisipi. Konsonan v + vokal itu ditempatkan dibelakang suku kata, baik dlm bhs daerah maupun BI
    contoh:
    mata = ma + ta          (ma va) (ta va)             mavatava
    mati = ma + ti             (ma va ) ( ti vi)            mavativi
    matang = ma + tang     (ma+va)  (ta+vang)  mavatavang

2. Penggantian suku akhirdengan  -sye
    Menjelang  th 60 an muncul bentuk lain yaitu setiap kata diambil hanya suku pertamanya saja, suku yg lain dihilangkan diganti dg –sye, terdengar sprt bhs cina, contoh
    kunci = kunsye
    tambah  =  tamsye
Jika suku kata terbuka, kosonan pertama samnil diambil  shg sblm ditambah –sye suku kata itu tetap tertutup, misalnya kata sepede,tidak diambil se melainkan- sye menjadi sepsye


3. Membalik fonem fonem dlm kata (ragam walikan)
    Bahasa yg unik dikalangan remaja ssekitar th 60an di malang, akhirnya meluas. Aturan umum dlm bhs rahasia ini kata dasar b indo atau b jawa dibaca menurut urutan fonem dr belakang, dibaca terbalik
Contoh: mata dibaca atam
               sari dibaca iras
                 tidak dibaca kadit

Dlm b indo fonem /h/ tidak diucapkan scr terang,  sehat dibaca tahes, lihat dibaca tail
Ada beberapa kata yg kalau dibalik sulit diucapkan atau bunyinya dirasa tidak enak, maka pembalikannya mjd agak menyimpang, contohnya:
Utang         genatu
Wedok        kodeb
Disamping itu ada penciptaan kata kata khusus, misalnya
Jinjak     ‘polisi’
Nes        ‘cantik’
Raija        ‘ uang’
Ebes        ‘bapak ibu’

4. Variasi model (3)
    kata yg sudah dibalik disisipi bunyi bunyi tertentu, atau bunyi bunyi tertentu dlm kata  itu diubah, misalnya:
    tidak    kadit        kadodit
    sehat    tahes        tahohes
    nakam    naskom    naskokim
    raija    ojir        ajojir
BAHASA PROKEM
Bahada tutur remaja
Kamus bahasa prokem, 1988 oleh prathama rahardja dan henry chambert loir
Meskipun bahasa prokem skrg dikatakan milik remaja jakarta, pencipta sebenarnya adalah kaum pencopet, pencoleng, bandit dan sebangsanya (kaum preman)

Rumusan prokem yg berasal dr preman:
Setiap kata diambil 3 fonem (gugus konsonan dianggap satu) pertama, prem mjd preman
Bentuk itu disisipi  -ok-dibelakang fonem (gugus fonem)yang pertama mjd pr-ok-em = prokem
Contoh lain:
Bapak        bap-------b-ok        bokap
Ngumpet    ngum---ng-ok-um        ngokum

Variasi lain dg menghilangkan vokal terakhir saja, kemudian disisipi 3 fonem pertama, misalnya:
begitu    begit        beg---ok—it    begokit
Segini        segin        seg---ok—in    segokin
penghilangan satu bunyi dlm b indonesia disebut apokop
Model lain adalah adanya metatesis pada satu tingkat suku kata, contoh: besok-----sobek, piring----riping, bener----neber




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar